Senin, 31 Mei 2010

Perasaan

Perasaan merupakan cermin kualitas pemahaman terhadap sesuatu. Karena peristiwa yang terkena pada seseorang tidak terjadi secara spontan. Sesuatu peristiwa berasal dari pikiran.

Jika pikiran mengandung hal yang bersifat negatif maka akan menuai ketidaknyamanan. Demikian sebaliknya, buah pikiran yang positip adalah kebahagiaan. Jadi, perasaan mencerminkan kualitas pemahaman dan cara pandang terhadap suatu peristiwa.

Berkesinambungan menanamkan bibit pemahaman dan cara pandang yang baik di dalam pikiran, berarti memilih Sang Pencipta, alam dan hakekat kehidupan sebagai rujukan. Maka akan menuai hal-hal yang menyenangkan dan membahagiakan.

Melalui bukunya “As A Man Thinketh” James Allen mengatakan (kurang lebih seperti ini);“Bukan peristiwa yang membuat seseorang menjadi gelisah tetapi bagaimana cara dia memandang peristiwa tersebut”.

Kalimat yang menguatkan bahwa cara pandang merupakan satu aspek penting sebelum menentukan maksud dan tujuan. Dimulai dari pemahaman dan cara pandang seseorang terhadap Sang Pencipta, alam dan hakekat kehidupan, serta terhadap manusia lain.

Gunungsitoli, Selasa, 20 October 2009
Bereni Simanjuntak
Opini tentang Perasaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar